News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.

Kegiatan


Al-Wutsqo

Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan

Kurikulum

Sabtu, 21 April 2012


Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo menyelenggarakan kurikulum terpadu antara Bidang Studi Umum (Kurikulum Depdiknas) dan Bidang Studi Agama (Kurikulum Pesantren) dalam satu sistem yang terpadu secara integral. Kurikulum yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo terbagi atas intra kurikuler, ko-kurikuler dan ekstra kurikuler.
Intra kurikuler merupakan kegiatan yang melibatkan tenaga pengajar secara langsung dengan sistem klasikal. Ko-Kurikuler merupakan kegiatan tambahan santri (muatan lokal) yang wajib diikuti seperti muhadoroh tiga bahasa, kepramukaan, pelatihan komputer, keputrian dll. Sedangkan ekstra kurikuler merupakan kegiatan yang boleh dipilih oleh santri dengan tidak mengesampingkan intra maupun ko-kurikuler.
Dalam perjalanannya,kurikulum Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo senantiasa mengikuti dan mengadaptasikan diri dengan perkembangan kurikulum nasional, seperti telah dilkasanakannya KTSP yang hingga kini telah berjalan selama 3 tahun pelajaran.
Dalam rangka meningkatkan kualitas out-put yang lebih akurat dan memadai dalam konteks kebutuhan masyarakat luas yang variatif, maka dilakukan kegiatan-kegiatan antara lain:
1.Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf);
2.Pembinaan Tilawatil Qur’an;
3.Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab);
4.Disiplin berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari ( 1 pekan arab dan 1 pekan inggris),
5.Diskusi dan Penelitian Ilmiah,
6.Kepramukaan;
7.Pengembangan Olahraga
8.Pengembangan Seni Qashidah,
9.Pengembangan Seni Beladiri (Tapaksuci dan Kungfu);
10.Tahfidhul Qur’an;
11.Pengembangan jurnalistik dan publisistik,
12.Pengembangan Exacta (Lab Skill)
13Pengembangan Teater
14.Disiplin hidup.

Kegiatan Santri



KONDISI SANTRI
Para santri yang belajar di Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo tidak hanya berasal dari Lombok timur dan sekitarnya, namun mereka datang dari berbagai kabupaten yang ada di NTB dengan latar belakang yang sangat beragam. Para santri yang terdiri dari santriwan (santri putra) ataupun santriwati (santri putri) yang berasal dari kalangan petani, nelayan, buruh, pedagang, pegawai negeri, TNI/Polri, swasta, pengusaha dan lain-lain.
Meskipun mereka datang dari berbagai latar belakang yang beraneka ragam namun di pesantren tetap menyatu dalam bingkai ukhuwah islamiyah. Suasana kehidupan santri di Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dalam kesehariannya selalu diupayakan untuk tetap mengedepankan kesetaraan, persamaan, kesederhanaan, dan keiklasan untuk bersama-sama belajar, beribadah, beramal, berprestasi dan berpacu untuk menyiapkan masa depan dengan meraih kemuliaan melalui jalan taqwa dalam rangka mencari ridla Allah swt. Selain itu, para santri dalam kesehariannya dibiasakan untuk hidup mandiri dan tidak selalu menjadi beban bagi orang lain termasuk orang tua. Mereka juga dibiasakan untuk senantiasa berkorban, tolong menolong, memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta peka terhadap kondisi umat. Upaya-upaya tersebut merupakan wujud penanaman Panca Jiwa Pondok kepada para santri yaitu Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Pengorbanan
Aneka Kegiatan Santri
Secara umum santri di Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Di luar KBM santri mengikuti berbagai kegiatan amaliyah (praktek) yang berfungsi untuk meneguhkan keilmuwan, menyalurkan, mengarahkan, dan memupuk minat bakat para santri. Diantara kegiatan itu adalah:
Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Urwatul wutsqo (OSPA) , yaitu sebuah wadah latihan para santri untuk berorganisasi, menjadi pemimpin, manajer serta mengembangkan kreativitas santri. Organisasi ini telah lahir pada tanggal 17 juli 2000 dengan musawarah pertama di laksanakan pada tanggal 27 juli 2000.
Muhawaroh , yaitu praktek percakapan bahasa asing (Arab dan Inggris) secara massal yang diselenggarakan setiap hari Jum'at pagi.
Tasji'ul Lughoh adalah pemberian kosa kata ataupun mufrodat di Lapangan maupun di kamar secara rutin dan berkala kepada para santri yang berfingsi untuk menambah kosa kata bahasa Arab dan bahasa Inggris serta mempraktekkan dan memgembangkan dalam bentuk jumlah mufidah (kalimat sempurna).
Muhadloroh, Latihan berpidato dalam tiga bahasa yaitu bahasa Arab, Inggris, Indonesia yang diadakan setiap Senin, dan Kamis malam setelah shalat isa`.
Amaliyatuttadris adalah kegiatan santri yang berupa praktek mengajar untuk mendidik para santri agar selalu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
Pengajian siraman rohani senin-kamis merupakan siraman rohani yang diberikan oleh ustadz kepada para santri setelah sebelum solat magrib sampai menjelang berbuka puasa sunnah sesuai jadwal.
Qiro'atul Qur'an, merupakan kegiatan rutin membaca Al-Qur'an yang diselenggarakan 15 menit sebelum dan setelah shalat fardlu
Olah Raga yang meliputi; bela diri,  camping, bulu tangkis, tenes meja, sepak bola, takraw, basket, gerak jalan, dll.
Latihan Jurnalistik melalui pengelolaan majalah dinding (Mading ).
Aneka Kursus seperti : Tahsinul Qiro'ah; komputer, kaligrafi dan lain-lain.
Aktivitas yang ada di pondok baik formal maupun non formal dibuat jadwal rutin dan teratur dengan batasan-batasan waktu. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat Tabel Jadual Rutin Kegiatan Santri sebagai berikut :
KEGIATAN SEHARI-HARI
04.30-05.30 Bangun pagi, sholat subuh dan pemberian kosa kata
05.30-07.00 Persiapan masuk kelas dan sarapan
07.30-12.30 Masuk kelas diselingi dua kali istirahat
12.30-14.00 Sholat dzuhur dan makan siang
14.00-15.30 Masuk kelas siang
15.30-17.00 Sholat ashar berjamaah dan kegiatan ekstrakurikuler.
17.00-08.00 Mandi dan persiapan sholat maghrib berjamah
18.00-20.00 Sholat magrib, tadarrus, sholat isya’ dan makan
20.00-22.00 Belajar malam
22.00-04.30 Tidur malam

Profil


Logo Pondok Pesantren Modern Al-Urwatul Wutsqo


I.                   Latar Belakang Berdiri
Pergantian abad 20 ke abad 21 sangat terasa dampaknya bagi semua orang. Abad 21 sering juga dinamakan Millenium III dan abad penuh tantangan dan penderitaan. Masa pergantian abad juga ditandai dengan maraknya  globalisasi di semua sendi kehidupan melahirkan tuntutan dan paksaan kepada lembaga pendidikan khususnya yang mau tidak mau harus meningkatkan antisipasi dampak negative dan globalisasi. Sebab mencegah destruksi jauh lebih hemat dari pada mengobati anarki.
Lepas dari kontrapersi setuju atau tidak setuju yang pasti globalisasi pasti akan masuk menelusup ke sendi-sendi kehidupan kita like and dislike. Akan  tetapi yang terpenting adalah apakah ada upaya pembentukan sistem kongkrit antisipatif (daya tangkal) kita ke depan, baik dari perspektif agama, budaya, ekonomi, maupun Negara. Dengan demikian diperlukan SDM yang handal, memiliki wawasan luas, memahami dan menguasai ruang dan waktu.
Yayasan Ponpes AL-Urwatul Wutsqo sebagai lembaga Pendidikan, dakwah dan sosial, tempat pengkaderan anak-anak bangsa yang sudah dianggap mampu dan handal. Di dalam menjalankan tugas pengkaderan perlu sekali memperhatikan  gambaran keadaan di atas.
Untuk mewujudkan program pengkaderan tersebut dipandang perlu untuk menyusun rancangan Visi, Misi, Tradisi, dan Program  Yayasan Ponpes Al-Urwatul Wutsqo yang mana rancangan tersebut sangat relevan dengan tuntutan masyarakat dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Yayasan.
Perencanaan yang baik mengandung beberaap komponen, diantaranya adalan Visi dan Misi yang memberikan arah dan sekaligus motivasi serta kekuatan gerak bagi seluruh jajaran yang terlibat langsung dalam pengembangan MTs Al-Urwatul Wutsqo. Selain Visi dan Misi juga dipandang sangat perlu untuk menyatukan persepsi, pandangan, cita-cita, harapan bahkan impian semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan dan reputasi  Yayasan Ponpes Al-Urwatul Wutsqo.


II.                Visi
1.      Menjadi   Ponpes terunggul dalam berbagai aspek pendidikan dan pengajaran dan pengabdian masyarakat di Nusa Tenggara Barat dengan sistem Pendidikan 24 jam.
2.      Menjadi Pusat pemantapan Aqidah, spiritual, IPTEK, IMTAQ, dan sentral pembaharuan  Islam.
3.      Menjadi pusat pengembangan study Al-Quran dan Ilmu-ilmu Agama di NTB.
4.      Menjadi pusat pengembangan Bahasa Nasional dan Internasional.
III.             Misi
1.      Mengembangkan IPTEK dengan pendekatan ajaran Islam.
2.      Pengkaderan santri dan santri wati untuk memiliki kemampuan IPTEK, IMTAQ, berpikir kritis, berwawasan luas, dan siap menghadapi era globalisasi.
3.      Mempersiapkan santri yang handal dalam berkomunikasi dengan bahasa Nasional dan Internasional.
4.      Mendidik ketauladanan santri dan santriwati dalam seluruh komponen masyarakat yang terlibat dalam pengembangan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo.
IV.             Tradisi
 Yayasan Ponpes Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo didirikan pada tahun 1999, diharapkan  mampu menjadi  Ponpes yang terunggul dalam segala bidang yang memiliki kekhasan dalam berkomunikasi berbahasa nasional dan internasional dan mampu mengaplikasikan ajaran agama pada dirinya dan masyarakat. Maksud dari tradisi  Yayasan Ponpes Al-Urwatul Wutsqo adalah tata kerja dan motivasi seluruh warga Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dalam menjalankan peran masing-masing dengan didasari atas hati yang tulus, jiwa pengabdian yang tinggi, kesadaran dan kematangan intelektual serta akhlak yang mulia dalam meraih cita-cita bersama.
V.                Letak Geografis
MTs Al-Urwatul Wutsqo terletak di Dusun Kalitemu Desa Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur,  Desa Sukadana adalah salah satu dari enam Desa yang ada di wilayah Kecamatan Terara yang berada di sebelah Utara dari Pusat Kota Kecamatan Terara kurang lebih 0,5 Km. Dengan batas-batas sebagai berikut :

·     Sebelah Utara    : Desa Kilang
·     Sebelah Selatan : Desa Suradadi
·     Sebelah Timur         : Desa Mt. Baan.
·     Sebelah Barat          : Desa  Rarang.

Desa Sukadana mempunyai luas daerah yaitu 450.421 Ha. Dengan jumlah penduduk 9.297 jiwa. Pondok Pesantren Al_urwatul Wutsqo Terletak di Dusun Kalitemu, dimana Kalitemu adalah pusat industri genteng dan batu bata, pusat pertanian tembakau. Keberadaan ponpes Al- Urwatul Wutsqo didukung juga dengan animo masyarakat kepada dunia pendidikan yang tinggi dan beberapa potensi lainnya.

Kajian Ilmu

 

© Copyright Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.